-->

Tiada Hasil Tanpa Sebuah Proses | Adminnya Tamvan dan Berani

Friday, July 25, 2014

meskipun kalah,prabowo hatta tetap dinilai terbukti di terima rakyat

meskipun kalah,prabowo hatta tetap dinilai terbukti di terima rakyat

 Kangfikri.com | meskipun kalah,prabowo hatta tetap dinilai terbukti di terima rakyat - pada tanggal 22 juli 2014 bertepattannya pengumuman hasil real count 33 provinsi di umumkan capres dan cawapres no urut 2 lah pemenang nya.namun menurut isu yang beredar ada sedikit kecurangan dalam pilpres ini salah saunya ketua kpu menerima suap 25 milyar guna memenangkan pasangan capres dan cawapres jokowi-jk . meskipun prabowo-hatta rajasa kalah namun mereka dinilai terbukti diterima rakyat.penasehat tim pemenangan prabowo-hatta yakni marzuki Alie mengaku bangga dengan pencapaian suara prabowo-hatta yang meraih suara signifikan.Sebab,perolehan suara prabowo-hatta menunjukkan bahwa pasangan itu juga di terima masyarakat indonesia.

"Saya bangga karena perolehan suaranya juga luar biasa, meskipun banyak sekali kendala, tapi masyarakat Indonesia bisa menerima Prabowo-Hatta. Bahwa ada berbagai persoalan dalam pilpres seperti ketidakjujuran dan kecurangan, kita apresiasi juga langkah Prabowo yang mengedepankan proses hukum nantinya di Mahkamah Kostitusi (MK) sebab tindakan tersebut juga konstitusional," kata Marzuki Alie, di sela-sela acara buka puasa bersama, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (23/7).

Upaya hukum ke MK oleh Prabowo lanjutnya, sekaligus mematahkan isu miring terkait kecurigaan Prabowo akan melakukan pengerahan massa.
"Prabowo terbukti tidak memprovokasi. Ini luar biasa, padahal tadinya banyak pihak yang ketakutan akan terjadi kerusuhan kalau Prabowo kalah, tapi fakta tidak berkata demikian. Justru Prabowo meminta masyarakat tenang karena Prabowo melakukan langkah-langkah yang legal. Ini perlu diapresiasi," ujarnya.

Menjawab pertanyaan peluang dikabulkannya gugatan pasangan Prabowo-Hatta oleh MK mengingat selisih suara mencapai 8 juta?

Marzuki menyatakan bahwa menang kalah bukan persoalan karena terlepas dari itu masyarakat harus bisa melihat proses pemilu yang benar yang berjalan sesuai aturan. "Sesuai aturan itu kan termasuk membawa persoalan kecurangan dan permasalahan pemilu lainnya ke MK," imbuhnya

beberapa artis pun banyak mengungkapkan nazarnya di media sosial seperti twitter contohnya :

  • Ahmad dhani 
berikut ungkapnya di twitter :

“Saya akan potong kemaluan saya kalau Jokowi bisa menang dari prabowo Subianto!! Itu sumpah saya!!” demikian tertulis dalam screenshot akun yang mengatasnamakan Ahmad Dhaniyang dibagikan sejumlah akun di Twitter.”

  • Tya subiakto 
Lewat akun Twitter-nya, Selasa (22/7/2014) malam, Tya yang memajang blok warna hitam sebagai profile picture Twitter nya bernazar begini:

meskipun kalah,prabowo hatta tetap dinilai terbukti di terima rakyat


Kalau ditelaah maksudnya, Tya tampaknya selama lima tahun ke depan ogah melihat Jokowi sebagai presiden Indonesia. Ia tak mau melihat sosoknya di TV, tak mau melihat foto Jokowi yang dipajang di sekolah anak-anaknya, dan tak mau bila ada yang mengundangnya mengisi acara yang Jokowi hadir di tempat tersebut.

Nah, kontan saja nazar itu membuat Tya dihujat oleh pengguna Twitter lain. Ramai Twitter mem-bully-nya. Ada yang memintanya pindah negara saja, yang dijawab Tya, ia sekadar mengutarakan pendapatnya.

Tya lantas bicara :

Hahahhaa banyak juga ya.. Begini toh rasanya dibully.. Lucu juga :) #barutahu

sumber : 


Previous
Next Post »

4 komentar

Shafa Al afghany delete July 25, 2014 at 5:46 AM

kayanya cuma Pemilu PilPres ini aja yang rame :v
seru, 2 kubu saling serang :D

Agus Fikri Suyuthi delete July 25, 2014 at 6:04 AM

iya mas...
terimakasih kunjungannya :)

Rama Tridigdaya delete July 25, 2014 at 6:39 AM

Potong Tititnya Potong Titit nya potong titit nya sekarang juga sekarang juga sekarang juga (Ahmad Dhani sok Jagoan)

Agus Fikri Suyuthi delete July 25, 2014 at 6:43 AM

ho..ho..ho..
sabar mas :/

Post a Comment

[-]Berkomentar sesuai topik pembahasan
[-]Dilarang promosi,Sara,nyebar link por*o
[-]Dilarang menyebarkan link aktif